Tata Kelola Unit Usaha
📘 PANDUAN ADMINISTRATOR: TATA KELOLA UNIT & SUB-UNIT USAHA
ERP BUMDes — Manajemen Entitas Bisnis & Hak Akses Pengguna
1. KONSEP DASAR HIERARKI UNIT#
ERP BUMDes menggunakan sistem Parent-Child (Induk dan Anak) untuk mendefinisikan struktur organisasi:
- Unit Induk (Holding/Divisi): Entitas utama yang memayungi beberapa jenis usaha sejenis (Contoh: Divisi Manufaktur, Divisi Pangan).
- Sub-Unit (Profit Center): Entitas operasional riil yang melakukan transaksi harian dan mempekerjakan karyawan (Contoh: Unit Sablon, Unit Peternakan Ayam).
Keuntungan hierarki ini adalah Konsolidasi Laporan Keuangan Otomatis. Sistem secara otomatis akan merekapitulasi laba/rugi seluruh Sub-Unit ke dalam Laporan Keuangan Unit Induk.
2. CARA MEMBUAT UNIT INDUK (CONTOH: DIVISI MANUFAKTUR)#
- Navigasi ke Menu Master Data:
Buka menu
Pengaturan Sistem->Master Data->Unit Usaha. - Klik Tambah Unit: Tekan tombol "+ Tambah Unit Baru".
- Isi Formulir Unit Induk:
- Nama Unit:
Divisi Manufaktur - Kode Unit:
MANUFAKTUR(Huruf kapital, tanpa spasi). - Jenis Usaha (Business Type): Pilih
Manufaktur / Pabrikasi. - Induk Unit (Parent ID): Kosongkan (Kategori Induk).
- Status: Aktif.
- Nama Unit:
- Simpan Data. Sistem akan men-generate ID unik untuk Divisi Manufaktur.
3. CARA MEMBUAT SUB-UNIT (CONTOH: UNIT KONVEKSI & SABLON)#
- Navigasi ke Menu Master Data:
Buka menu
Pengaturan Sistem->Master Data->Unit Usaha. - Klik Tambah Unit: Tekan tombol "+ Tambah Unit Baru".
- Isi Formulir Sub-Unit:
- Nama Unit:
Unit Konveksi & Sablon - Kode Unit:
SABLON(Kode unik untuk pencatatan stok dan jurnal). - Jenis Usaha (Business Type): Pilih
Manufaktur / Pabrikasi. - Induk Unit (Parent ID): Pilih
Divisi Manufakturdari menu tarik-turun (dropdown). - Manajer: Pilih karyawan penanggung jawab unit (Opsional).
- Status: Aktif.
- Nama Unit:
- Simpan Data. Sub-Unit resmi terhubung ke Induk Divisi.
4. KEAMANAN DATA & PENGATURAN HAK AKSES (RLS CLEARANCE)#
Setiap karyawan wajib diberikan penempatan unit (assigned unit) agar tidak terkena blokade keamanan Row-Level Security:
- Masuk ke menu
Kepegawaian->Daftar Karyawan / Pengguna. - Pilih pengguna yang akan ditugaskan.
- Pada kolom "Penempatan Unit Usaha (Assigned Unit)", pilih unit kerja operasionalnya (misal:
Unit Konveksi & Sablon). - Tentukan Peran (Role):
manager,kasir, ataustaff. - Klik Simpan Profil.
5. FORMULA 3 LANGKAH EKSPANSI UNIT (S-O-P)#
- (S) Struktur: Buat Unit Usaha di Master Data (Atur Parent-Child).
- (O) Orang: Tetapkan
assigned_unit_idpada Profil Karyawan. - (P) Proses: Karyawan login, memilih konteks unit di
UnitSelectorModal, dan mulai bertransaksi secara tertib.
6. STANDARISASI PEMETAAN AKUN COA SAK EP (WAJIB PASCA PEMBUATAN UNIT)#
Setelah unit usaha atau sub-unit baru berhasil didaftarkan di Master Data, Administrator & Bagian Keuangan WAJIB melakukan pemetaan akun buku besar agar transaksi operasional unit dapat dijurnal secara otomatis:
- Akses Menu Pemetaan:
Buka menu Keuangan & Akuntansi âž” Pemetaan Akun COA (
/dashboard/keuangan/pemetaan-akun). - Pilih Unit Baru:
Pilih unit yang baru dibuat pada menu tarik-turun Pilih Unit / Entitas Bisnis. Sistem secara cerdas akan mendeteksi sektor bisnis unit (
livestock,agriculture,trading,service,manufacturing). - Gunakan Fitur 1-Klik Rekomendasi Baku:
Tekan tombol
✨ Reset Rekomendasiuntuk memuat blueprint akun standar SAK EP secara instan. - Verifikasi Kesiapan 100%: Pastikan bilah Kesiapan SAK EP mencapai 100% (semua kategori akun: Likuiditas, Persediaan, RK, Beban, dan Omzet terisi).
- Simpan Konfigurasi:
Tekan tombol
💾 Simpan Pemetaan. Unit kini siap digunakan bertransaksi dengan penjurnalan otomatis penuh.
7. KEBIJAKAN ZERO MANUAL JOURNALING UNTUK SELURUH UNIT OPERASIONAL#
[!CAUTION] PENGELOLA UNIT & KARYAWAN DILARANG MEMBUAT JURNAL MANUAL OPERASIONAL!
Seluruh unit operasional (Toko Ritel, Peternakan, Pertanian, Pabrik Pakan, Konveksi, USP, Alsintan, dll.) yang telah terpetakan di sistem BERJALAN DENGAN OTOMATISASI JURNAL PENUH (100% EVENT-DRIVEN AUTO-JOURNALING).Pengelola unit dilarang membuat jurnal manual rutin di menu Jurnal Umum. Setiap pergerakan uang dan barang wajib dicatat melalui form transaksi operasional masing-masing (POS Kasir, Pembelian Stok, Surat Jalan, Log Produksi, Transfer Kas). Pembuatan jurnal manual akan menimbulkan pencatatan ganda (double-counting) dan merusak integritas Neraca Konsolidasi Holding.
Dokumen panduan operasional administrator ERP BUMDes.
Terakhir Diperbarui: 11 September 2026 — Divisi Akuntansi & Tim Pengembang ERP BUMDes