18

Indikator Kinerja Utama (KPI) Unit TPS3R

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Pengolahan Sampah & TPS3R Desa

📊 Indikator Kinerja Utama (KPI) & Metrik Evaluasi: Unit TPS3R Desa

Dokumen ini memuat standar indikator kinerja kuantitatif (Key Performance Indicators / KPI) yang dipantau melalui Dashboard Eksekutif ERP BUMDes untuk mengevaluasi efektivitas manajerial, dampak ekologis, dan kesehatan finansial Unit Pengolahan Sampah & TPS3R Desa (UNT-TPS3R).


1. Matriks KPI Utama & Target Kinerja Tahunan#

Bidang PenilaianIndikator Kinerja (KPI)Formula PerhitunganTarget KinerjaFrekuensi Evaluasi
Dampak EkologisTPA Diversion Rate(Total Sampah Terolah / Total Sampah Masuk) x 100%Minimal 75%Bulanan
Partisipasi WargaRasio Nasabah Bank Sampah(Jumlah KK Menjadi Nasabah / Total KK Desa) x 100%Minimal 60%Triwulanan
Efektivitas RetribusiRetribution Collection Rate(Retribusi Terkumpul / Total Tagihan Diterbitkan) x 100%Minimal 95%Bulanan
Produktivitas BiopondRasio Konversi Pakan Maggot (FCR)(Total Panen Fresh Maggot kg / Total Sampah Organik kg) x 100%15% - 20%Siklus Panen (14 hari)
Kualitas Daur UlangPurity Rate Bal Pres Plastik(Berat Bal Bersih / Total Berat Setelah Sortir Pabrik) x 100%Minimal 96%Tiap Pengiriman Offtaker
Kesehatan FinansialNet Profit Margin (NPM)(Laba Bersih Operasional / Total Pendapatan Kotor) x 100%Minimal 20%Bulanan
Keselamatan KerjaTingkat Kecelakaan Kerja (K3)Jumlah Insiden Tertusuk Benda Tajam / Cidera KerjaNihil (0 Kasus)Bulanan

2. Rincian Penjelasan Metrik Kunci#

1. TPA Diversion Rate (Tingkat Pengalihan Sampah dari TPA)

  • Signifikansi: Merupakan metrik terpenting pembuktian keberhasilan TPS3R. Dari estimasi timbulan sampah desa sebesar 90 ton per bulan, hanggar TPS3R ditargetkan mampu mengolah kembali minimal 67,5 ton per bulan (menjadi kompos, maggot, dan bal daur ulang), sehingga hanya maksimal 22,5 ton sampah residu tak terdaur ulang yang dikirim ke TPA kabupaten.
  • Tindakan Korektif: Jika capaian di bawah 70%, tim pengelola wajib menambah kapasitas biopond maggot atau mengintensifkan sosialisasi pemilahan sampah di level rumah tangga.

2. Retribution Collection Rate (Ketepatan Pembayaran Iuran)

  • Signifikansi: Menjamin kelangsungan arus kas pembiayaan gaji staf angkut dan BBM operasional armada.
  • Tindakan Korektif: Jika persentase tertagih <90%, sistem ERP secara otomatis memotong tunggakan dari saldo tabungan bank sampah warga yang memiliki saldo aktif, atau menerbitkan peringatan lewat surat tagihan resmi desa.

3. Rasio Konversi Biokonversi Maggot BSF

  • Signifikansi: Setiap 1 ton (1.000 kg) sampah organik sisa makanan dan sayuran pasar idealnya menghasilkan 150 kg hingga 200 kg larva maggot segar berprotein tinggi dan 300 kg pupuk organik kasgot.
  • Tindakan Korektif: Jika rasio panen anjlok <12%, periksa kelembaban media biopond (seringkali terlalu becek atau kekurangan aerasi) dan tingkat keasaman substrat pakan.

Apakah panduan ini membantu Anda?