18

Indikator Kinerja Utama (KPI) Unit Kuliner

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Unit Kuliner & Pujasera

Metrik Kesuksesan & KPI: Unit Kuliner

Dokumen ini memuat Key Performance Indicators yang harus dicapai oleh Manajer Kafe / Unit Kuliner, yang dipantau melalui Dashboard ERP.

1. Gross Profit Margin (Margin Laba Kotor) per Produk#

  • Definisi: Rasio harga jual dikurangi Harga Pokok Penjualan (HPP / Biaya Bahan Baku).
  • Target Sehat:
  • Kategori Minuman (Kopi/Teh): Minimal 60% - 70% (Margin besar).
  • Kategori Makanan Berat: Minimal 40% - 50%.
  • Tindakan: Jika margin minuman ada di angka 30%, itu indikasi HPP bahan baku (kopi/susu) terlalu mahal dibeli oleh bagian Purchasing, atau resep/gramasi buatan koki terlalu boros.

2. Food Waste Percentage (Persentase Sampah Pangan)#

  • Definisi: Persentase bahan mentah yang terpaksa dibuang (Kadaluwarsa / Rusak / Jatuh) dibandingkan total bahan yang dibeli bulan tersebut.
  • Target Sehat: Maksimal 2%.
  • Tindakan: Jika menyentuh 5%, Kepala Unit wajib menegur Koki atau mengevaluasi ulang teknik penyimpanan di Freezer.

3. Kecepatan Penyajian (Service Level Agreement - SLA)#

  • Definisi: Waktu rata-rata dari pesanan dicetak di kasir hingga makanan di-klik "Selesai Masak" di layar dapur (Kitchen Display).
  • Target Sehat: Maksimal 15 Menit (Minuman 5 menit, Makanan 15 Menit).
  • Lampu Merah: Jika SLA rata-rata di atas 25 menit, berarti koki kekurangan tenaga atau alur kerja (layout dapur) tidak efisien. Sistem akan mencatat koki mana yang berjaga di shift tersebut.

Apakah panduan ini membantu Anda?